main

Berita dan Artikel

Cinta Tak Bersambut

13 September 2015 — 1

Sudah beberapa malam saya mikirin Benda. Membayangkan anak-anak yang mulai menggeliat bangkit dari kejenuhannya. Tapi tatkala rencana kesana sudah bulat, materi-materi sudah didapat, satupun tak ada yang membuka tangan, apalagi bakal dipeluk hangat.

Sayapun kembali ragu untuk datang. Realistis, Surabaya – Benda bukan jarak yang dekat.
Saya yakin, anak-anak itu sebenarnya juga menunggu. Anak-anak itu pasti menangkap sinyal kerinduan saya. Tapi mereka tak punya cara untuk menjawab salam ini. Alih-alih buat membuka gerbang Pondok.

Bukan GR kalau saya sebut mereka juga rindu, tapi melihat keriuhan mereka tatkala saya datang sudah cukup menyimpulkan demikian. Ada mie ayam, ada karedok, gado-gado, dan segala macam gorengan disuguhkan di depan perut yang selalu lapar. Bak gadis-gadis desa menyambut pemuda dari kota. ..yg terakhir ini jelas GR.

Endingnya, saya hanya bisa memendam cinta suci ini. Menunda perjumpaan dan mengatur ulang jadwal yang pas di kemudian hari. Meski terasa konyol, karena ini adalah kesekian saya gagal berangkat hanya karena tuan rumah keep silent. Jangan kuatir buat kawan-kawan yang tak henti-hentinya mensuport saya dibalik kesibukan dan persembunyiannya, bahwasanya saya masih meyakini : “Semua akan indah pada…hal enggak.”

Met malam semua .. :*

Traveling

Long Trip SBY-BUMIAYU (I)

21 Desember 2008 — 6

Perjalanan ke Bumiayu yang kesekian kali sebenarnya biasa saja, dan gak panjang-panjang amat durasinya. Tapi entah kenapa terasa sangat melelahkan. Tidak lain karena boringnya itu.

Bayangkan, waktu perjalanan dari SBY hingga Bumiayu yang biasanya butuh waktu tak lebih dari 12 jam kali ini terasa lebih dan sangat berasa tastenya. Taste boring maksudnya. Berangkat naik Ekonomi Pasundan jam 6.00 nyampe tujuan jam 8 malam lebih. Sebenarnya bisa kurang, tapi karena Pasundan tidak melewati Purwokerta (apalagi Bumiayu) maka aku harus turun dulu di Sumpyuh untuk ganti naek Bis. Dulu kalau ke Pwt pake Pasundan opernya di Kroya, tapi setelah liat peta jarak Sumpyuh ke PWT lebih dekat daripada Kroya maka berikutnya rutenya kuganti seperti kemarin.