Regenerasi Menyiapkan Masyarakat Cerdas Pembangun Kota Bekasi (dari acara Blogshop Kompasiana)

Postingan ini menyambung judul sebelumnya tentang reportase dan catatan pribadi dalam mengikuti rangkaian blogshop Kompasiana yang diselenggarakan Be-Blog. Masing-masing berjudul “Padat dan Berisi dalam Membangun Bekasi” dan “Duta Bokep yang Tamak dan Memalukan“. Jika belum baca tak ada salahnya membaca terlebih dahulu ^_^

Membuat itu mudah, merawatnya yang susah. Tampaknya filosofi ini dipahami benar oleh penyelenggara dalam menjaga keeksisan Be-blog. Komunitas yang berbase di kota bekasi ini menganggap regenerasi menjadi syarat wajib dalam membangun komunitas. Terlebih komunitas ini lekat dengan dunia internet, dunia yang sangat cepat dan luas perkembangannya. Kemampuan satu orang belum cukup mejamin terserap dan tersebarnya ilmu, pengetahuan, dan informasi kepada masyarakat. Dibutuhkan wadah khusus dimana didalamnya masing-masing anggota bisa berbagi bersama dalam mewujudkan sebuah cita-cita. Dan ini sudah dilakukan be-Blog dengan mengumumkan kehadirannya ditengah masyarakat Bekasi dalam acara Launhcing Be-Blog  beberapa waktu lalu.

Selanjutnya adalah bagaimana komunitas tidak saja sekedar ada, tapi juga berkembang dan mampu berperan dalam membangun Kota Bekasi. Pelatihan internet untuk masyarakat seperti acara Blogshop menjadi prioritas dalam meraih tujuan. Maka digelar acara Bogshop Kompasianan bersama Blogger Bekasi 14 November 2009 di Kampus STMIK Bani Shaleh Bekasi. Pesertanya dari berbagai profesi dan kalangan; pelajar, mahasiswa, dokter, guru, hingga pedagang. Berbagai kemudahan diberikan kepada peserta agar mampu menyerap ilmu dengan lancar. Pada acara blogshop tersebut peserta tidak hanya dimanjakan oleh fasilitas komputer lengkap dengan koneksi internet tapi juga dihibur dengan beragam hadiah doorprize mulai dari buku saya, buku Pakde Ngeblog, Kaos Be-Blog, Free Hosting Blog sampai Handphone CDMA dari Telkom Speedy. Media TV TPI ternyata juga meliput acara ini, tentunya sangat membantu Be-Blog dalam mensosialisasikan program.

Dengan adanya program blogshop dan keberhasilannya dalam mensosialisasikan ke masyarakat tentang aktivitas blogging akan memeratakan pendidikan di setiap sekmen masyarakat. Bagusnya program walikota tidak akan berjalan jika tidak ditunjang kecerdasan warganya. Dan aktivitas blogging menjadi prioritas dibanding aktivas online lainnya, karena sudah jamak diketahui bahwa menulis mampu meningkatkan kecerdasan. Tentunya ini sangat menguntungkan bagi perkembangan kota.

Sebenarnya saya tidak percaya kalau menulis bisa membuat orang menjadi pandai. Karena saat ini metode yang pernah saya pelajari adalah membaca. Dengan membaca kita bisa menjadi bertambah wawasan. Tetapi sejak Saya bertemu dengan seorang kawan lama dan berdiskusi mengenai menulis, kemudian melihat buku buku literature tentang Kecerdasan Otak. Wawasan saya telah berubah dari membaca yang nomer satu menjadi Menulis.

Dikutip dari blog Awabin tentang kecerdasan otak.

Terkhusus bagi kepentingan komunitas ke dalam, mereka juga mempersiapkan generasi dengan memberi sertifikat kepada setiap peserta sebagai simbol angkatan pertama blogshop. Diharapkan dengan label angkatan ini mendatang mereka menjadi panitia untuk acara blogshop berikutnya.

Banyak blogger senior di komunitas ini, sebutlah Paman tyo, pak Eko Eshape, Mas Vavai, Mas Yulyanto, Pak Wajayalab, Mas Aris, dan Mas irvan. Uniknya, mereka bersedia berkumpul dan membuka diri dengan menyiapkan generasi ‘cerdas’ berikutnya.

Hal yang jarang dijumpai di komunitas lain yang cenderung eksklusif, ketokohan,  dan miskin program. ()

Wisuda Blogger Kompasiana BeBlog angk I, generasi siap membangun Bekasi

âââ€Å¡¬ÃƒÆ’ƒÆ’…”Mari ngeblog, dan berkarya memberikan sumbangsih dan kemajuan Indonesia.
Semakin memasyakatnya internet adalah peluang pembelajaran kita di luar pendidikan formal.âââ€Å¡¬ÃƒÆ’ƒÆ’‚

(Visited 14 times, 1 visits today)

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov