One Spirit One Nation, Gagalnya Persatuan Demi Pera-one

Dari berbagai event kopdar tak bisa dielak bahwa PB2009 adalah kopdar terbesar. Kopdar ini sanggup mengumpulkan massa blogger dari berbagai daerah di Indonesia. Ada yang berangkat sendiri-sendiri, ada pula yang per komunitas. Tercatat 1378 orang hadir pada acara Pesta Blogger 2009: dari Riau, Balikpapan, Makassar, hingga Sumbawa. Berkumpul tumplek blek jadi satu, di Gedung Smesco, 1 minggu setelah Launching Be-Blog. Semua berkumpul menyuarakan semangat persatuan dan pluralisme, dalam semangat One Spirit One Nation.

Tapi sayangnya, suara-suara itu tak terwujud dalam event yang telah berjalan kali ketiganya sejak 2007. Hanya suara sumbang mewarnai: âââ€Å¡¬ÃƒÆ’ƒÆ’…”Sepertinya event ini tak lebih dari Pesta, bukan kopdar.” Selebihnya banyak.

Lupakan masalah komunitas, Jor-joran program mulia

Ya, sepertinya begitu, mereka yang berangkat dari wakil komunitas tak merasakan tema persatuan antar yang lain. Tidak ada sharing dengan berbagai komuntias. Saat wakil komunitas dipanggil hanya segelintir yang diminta maju didepan. Tampak seperti kejar setoran shedule. Salah seorang peserta yang naik panggung saat itu mengaku kebingungan, apa yang hendak disampaikan karena ia sendiri seorang penulis yang baru mencoba menjadi bloger. Hanya karena usianya yang lebih tua dari yang lain sehingga ia dipaksa untuk tampil. Akhirnya ia hanya menyampaikan uneg-uneg pribadinya. Bukan soal komunitas.

Setali tiga uang dengan blogger lain yang tampil. Masing-masing hanya cerita soal program hebatnya, ngeblogkan ibu-ibu camat, ngeblogkan anak-anak sekolah, dan lain-lain. Padahal semua paham betapa sulitnya memaintenance sebuah komunitas, dari soal dana, etika, hingga komitmen. Tidak komunitas ayam, komunitas badak, tidak pula celeng, pasti sedang didera masalah krusial macam itu. Dan yang krusial itu memanglah tabu untuk ditumpahkan dalam suatu pesta.

yg di luar enggan bergabung, yg di dalam enggan berpendar. Saling berkoloni
yg di luar enggan bergabung, yg di dalam enggan berpendar. Tipikal rata-rata komunitas

Pesta Blogger, event raksasa yang telah telanjur memikat banyak blogger ini ternyata tidak dimanfaatkan menjadi sebuah ajang memupuk persatuan antar komunitas. Membuat resolusi, manifesto, atau dekritpun tidak. Sangat kontraproduktif dengan rangkaian blogshop di 10 kota besar yang selalu disambut oleh komunitas setempat. Di acara klimaks kemarin, antar komunitas menjadi semakin berjarak, membentuk koloni sendiri-sendiri, memamerkan kehadirannya masing-masing. Tak ada keinginan berbaur, apalagi berbagi.

Akhirnya, bukan semangat One spirit One Nation yang didapat. Bukan semangat per-satu-an, bukan pula pera-One . Karena tak ada barang baru disitu. Sampai semuanya pulang, untuk menjalani berbagai masalah di komunitasnya sendiri. Seperti sedia kala.

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov