Miyabi Wanita yang Baik

Ceritanya, kita memiliki tetangga yang buruk perlakuan: mempertontonkan kecantikan yang sungguh mempesona, berpose aduhai lagi menantang, hingga mengekspose adegan intimnya demi mengumbar syahwa para penikmat. Bertahun-tahun ia lakukan itu hingga kini, sebab memang hukum tetangga tidak melarang, industri juga mendukung. Banyak orang telah mengenalnya, apalagi disaat sekarang ketika tetangga tersebut di blow banyak media. Dialah Miyabi atau Maria Ozawa, artis paling dicari dan terpopuler di antara artis-artis porno di Asia.

Suatu saat, sisi bijak hati kita bicara bahwa dibalik keburukan seseorang masih tersimpan kebaikan. Maka tetangga seksi itu kita undang. Satu perenungan ditanamkan kepada anak-anak : “Sejatinya dia memang manusia juga seperti kita yang tak pernah lepas dari kesalahan.erikutnya -demi pembuktian- ditunjukkan kepada anak-anak itu semua sisi baik si seksi. Tak lupa kanan kiri juga diyakinkan kalau tak ada keburukan yang dipertontokan ke anak-anak. Sedikitpun tak ada ruang buat mengumbar syahwat.

Akibat pencitraan yang gencar, terprogram lewat sebuah judul film, lebih lagi kabar bahwa hasil dari film akan disumbangkan kepada korban bencana maka berubahlah image akan tetangga itu. Ia adalah wanita baik; suka membantu, turut memajukan pariwisata, saat masukpun ia juga bayar pajak, kata artis di TV. Sekali lagi, ia adalah orang baik dan itu tertanam kedalam otak anak-anak.

Tiga Jenis Anak

Ada tiga hal yang sekiranya akan mempengaruhi pola pikir anak-anak dengan beragam kedewasaannya. Pertama, anak-anak banget (innocent / tanpa dosa / polos). Karena Keburukan yang sudah tertanam akan menutup kebaikan, dan Kebaikan yang tertanam akan menutupi segala keburukan -begitu nasehat orang bijak- Maka, otak anak-anak yang sudah tercuci dengan berbagai propaganda kebaikan ini akan tetap berpikir sama ketika disaat lain menonton model Miyabi versi sebenarnya. Anak-anak ini akan mencari dan terus berburu karena wajah dan bodi seksinya selalu membayang setiap malam. Semoga tidak berjumpa dengan model mesumnya.

Kedua, anak-anak agak dewasa (berpikirnya). Anak-anak ini akan membiarkan hal itu terjadi karena prinsip selalu dipegang erat. Tak hanya dalam rapat, berdiskusi, tapi juga dalam bersikap. Prinsip ini tetap dipakai, tak peduli semakin banyak anak yang kemudian terjerumus dalam berbagai pola keterbukaan: seks bebas anak-anak SMP, pesta ayam abu-abu, hingga

Ketiga, anak-anak yang tampak lebih dewasa dan bijak. Anak-anak ini tidak melakukan dua hal diatas. Anak ini akan mengambil kebaikan di film dan membuang seluruh keburukan tokoh di sisi lain, karena sejatinya anak-anak ini juga beragama. Ada nash: “Khudz maa shofaa wada’maa kadar”, ambilah yang baik, dan buanglah yang buruk. Perubahan pola pikir ini berjalan tanpa disadari hingga logika sederhana muncul dan memain-mainkan otak: jika bisa menampilkan sisi baik Miyabi dengan mengundangnya, boleh lah juga kapan-kapan mengajak srigala masuk kandang domba, toh si domba juga ciptaan tuhan. “Kita program srigala agar menunjukkan sisi baiknya ke domba dengan memasukkan ke kandang yang sama.

…hingga tinggal menunggu waktunya untuk berpikir : seharusnya menerima israel untuk bersahabat dengan kita. Dibalik kejahatan penjajahan terhadap saudara kita di Palestina, negeri itu juga bakal membawa keuntungan jika berbisnis dengan kita. Berapa dollar kita keruk dari hasil berbisnis dengan bangsa Zionis.

Apakah ini yang merupakan varian dari strategi zionis saat kesulitan menyerang Umat islam dengan senjata sehingga memakai cara sedemikian halus, atau memang sudah kondisi dari pola berpikir masyarakat instan akibat peran industri media, twitter, dan…

Apapun analisa, jumlah jenis diatas akan terus bertambah seiring dengan pertambahan anak dari waktu ke waktu. Dunia IT pun telah lama memasuki kecanggihan jejaring sosial yang sangat cepat, menggurita, dan siap menerkam setiap saat – dalam kondisi sadar ataupan lengah. Hingga tahu akan berada di jenis mana anak anda. Semoga anak kita tidak termasuk diantaranya.

Artikel terkait :

Foto diatas adalah ilustrasi, dari googling tentunya. Betapa banyak orang telah berusaha merubah image miyabi sejak lama, jauh sebelum perjuangan produser dan penulis film Menculik Miyabi dalam mengangkat sisi manusianya artis porno tersebut . (woww)

(Visited 7 times, 1 visits today)

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov