Koreksi dan usulan perbaikan terhadap judul-judul di website Malhikdua

Karena masih belum tersedianya tenaga ahli jurnalis di Malhikdua, maka saya mencoba berinisiatif untuk melakukan koreksi langsung terhadap hasil berita anak-anak jurnal di M2Net. Kapasitas saya disini bukan sebagai pakar, jadi mohon dimaklumi kalau masih ada kekurangan. silakan masukkan dalam kolom komentar untuk merevisi atau menambah kritikan dari apa yang saya tulis.

Guru Diduga Bolos KBM
kelemahan :
menggunakan kata pasif dalam judul
kata “dugaan” dan sejenisnya tidak layak dipakai dalam jurnalistik, karena jurnalistik harus memuat FAKTA.

usulan perbaikan :
Alasan Bu Mufut Bolog KBM
Merasa dibedakan, Bu Mufut Nekad Bolos

Baru 2012, PMR di Malhikdua
kelemahan:
Penggunaan tanda baca koma yang tidak pas

usulan perbaikan:
Baru Tahun ini PMR Malhikdua Dibuka
Seleksi PMR Diumumkan, Siswa Histeris

Tersangka, Tidak Mau Lepaskan Sandal Hasil Ghozob
kelemahan:
Penggunaan tanda baca koma yang tidak pas

Usulan perbaikan:
Meski Kepergok Ghozob, Pelaku Tetap Tak Mau Berikan Sandal Hasil Ghozobnya.
Ghozober Tolak Akui Sandal Hasil Ghozob

note: coba kita bikin kata baru : Ghozober untuk memberi efek jera, kesepakatan m2net saja.

Suka Duka Saat Pembagian Wilayah PKL
kelemahan:
Kata saat menjadi mubazir

Usulan perbaikan:
Suka Duka Pembagian Wilayah PKL
Suka Duka Warnai Pembagian PKL

note: teknik piramida terbalik dalam berita ini cukup bagus, semoga menjadi contoh untuk yang lain

Pembagian Kelompok Khataman Al Quran
kelemahan:
tidak tajam dan lebih bergaya pengumuman, bukan berita jurnalistik

Usulan perbaikan:
Para Santri Rubungi Pengumuman Pembagian Khataman di Jalur Suci

note: teknik piramida terbalik dalam berita ini cukup bagus, semoga menjadi contoh untuk yang lain

Antusias Siswa Terhadap Parpol Indonesia
kelemahan:
Judul bergaya karya tulis, tapi isinya berita. Mohon dibedakan.
Tidak ada partai politik dalam isi berita.

Usulan perbaikan:
Para Siswa Antusias Dialog Seputar BBM
Bu Aan Ajak Siswa Peduli Masalah BBM

Ramai! Kedua Sanksi Ditakzir
kelemahan:
Penggunaan diksi yang membingungkan. Saksi = orang yang melihat suatu kejadian berlangsung, Sangsi = hukuman, juga bisa diartikan ragu, bimbang. Sanksi? mungkin salah ketik, tapi jika diganti dengan saksi atau sangsi tetap membuat bingung maksud dari kalimat tersebut.

usulan perbaikan:
Prosesi Takzir Berlangsung Semarak
Melanggar Aturan, Kedua Santri Ditakzir di Masjid An Nur

Juara 3 Lomba Story Telling Tingkat Nasional
kelemahan:
Diksi yang menggantung, membingungkan. Siapa yang juara 3?

usulan perbaikan:
Ade Mulyade Bawa Tropy Lomba Story Telling Nasional
Absen di Class Meeting, Ade Mulyadi Malah Juarai Lomba Story Telling Nasional

note: teknik piramida terbalik dalam berita ini cukup bagus, semoga menjadi contoh untuk yang lain

Menanti, Berharap Kedatangan Bapak Menteri
Kelemahan:
Penggunaan tanda baca yang tidak pas.

Usulan perbaikan:
Harap-Harap Cemas Menanti Kedatangan Pak Menteri

(Visited 1 times, 1 visits today)

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov