Juguran ala M2Net Mampu Cegah Penyakit Gudik

Gudik masih jadi perbincangan di kalangan santri Al Hikmah. Dari statistik google tercatat sebanyak 162 kata “gudik” meramaikan dunia daring Al Hikmah. Seakan sudah menjadi trending topik kalangan setempat. Padahal gudik sendiri bukanlah barang langka di kalangan santren. Orang bilang gak lulus nyantrinya kalau belum kena gudik.

Gudik atau gudiken (bhs surabaya) sendiri adalah salah satu penyakit kulit yang mudah menular dari satu orang ke orang lainnya, sehingga tak jarang menyebar dalam keluarga ketika salah satu anggota keluarganya pulang kerumah membawa penyakit ini. Bila sebuah keluarga terjangkit penyakit gudik maka tak ayal akan terjadi ritual menggaruk bersama terutama di malam hari. Beberapa penderita penyakit gudik menggambarkan seperti gitaran. Gerakan menggaruk yang mirip bermain gitar di malam hari lantaran rasa gatal yang ditimbulkannya. (sumber)

Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa penyakit gudik (skabies, medis) mudah menular dan menjangkiti sekelompok orang melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Karenanya langkah paling ampuh mengcegahnya adalah dengan menghindari kontak didarat, salah satunya adalah dengan ber-Juguran ala M2Net.

Juguran ala M2Net adalah kongkow, ngumpul-ngumpul, dan ngobrol ngalor-ngidul (Ngutara-nyelatan) santai melalui media online, baik via forum ataupun mailing list. Kalau mau yang formal-formal ruangnya ada di website rubrik Forum. Kalau ingin yang lebih beraroma kasak-kusuk milis tempatnya.

Meski dijamin aman dari gudik tak ada salahnya mengetahui langkah pengobatan kalau-kalau suata saat tetap terkena juga. Berikut adalah tips dan langkahnya (sumber):

  1. Olesi daerah yang gatal dengan salep Scabicid buatan kimia farma. Cara mengolesi selama 24 jam tidak boleh mandi, bila mandi salep yg masuk belum penuh kedalam terowongan terangkat lagi,oleskan 3 kali sehari shg seluruh terowongan terisi oleh salep. Setelah “mandi salep” 24 jam, kemudian mandi air hangat,semua pakaian direbus dg air hangat,sarung bantal,sarung guling dan seprei rebus juga dg air panas.Bantal,guling,kasur dijemur.Sesudah mandi air hangat “dilarang berkumpul lagi dg yang masih gatalan”,kmd oleskan bedak salicyl pada bekas gatal tsb.
  2. Seminggu kemudian lakukan cara yang sama “mandi salep” dalam seminggu bentuk larva yang tidak bisa dibunuh oleh salep menjadi scabies dewasa, makanya harus diulang mandi salep.

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov