<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Jalan Sunyi di Tepian Rel</title>
	<atom:link href="http://novi.malhikdua.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://novi.malhikdua.com</link>
	<description>asyiknya rame-rame</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 04:07:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Tanggapan di Facebook Soal Gay atas Kicauan Tokoh JIL</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2012/05/11/tanggapan-di-facebook-soal-gay-atas-kicauan-tokoh-jil/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2012/05/11/tanggapan-di-facebook-soal-gay-atas-kicauan-tokoh-jil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 10:00:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[JIL]]></category>
		<category><![CDATA[NU]]></category>
		<category><![CDATA[Ulil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1497</guid>
		<description><![CDATA[Diskusi dengan Irshad Manji, penulis buku &#8220;Allah, Cinta dan Kebebasan&#8221;, dibubarkan paksa oleh ratusan orang di Bantul. Massa yang membawa selebaran Majelis Mujahidin Indonesia itu mengobrak-abrik tempat diskusi, kantor Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS). Sebelumnya aksi serupa juga terjadi di Jakarta, saat aktivis pejuang lesbianism dari Kanada itu hadir dalam bedah buku yang dikomandoi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify">Diskusi dengan Irshad Manji, penulis buku &#8220;Allah, Cinta dan Kebebasan&#8221;, dibubarkan paksa oleh ratusan orang di Bantul. Massa yang membawa selebaran Majelis Mujahidin Indonesia itu mengobrak-abrik tempat diskusi, kantor Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS). Sebelumnya aksi serupa juga terjadi di Jakarta, saat aktivis pejuang lesbianism dari Kanada itu hadir dalam bedah buku yang dikomandoi oleh dedengkot Jaringan Indonesia Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalah yang juga merupakan kader NU.<span id="more-1497"></span></p>
<p style="text-align: justify">Gerah agendanya diobrak-abrik massa, Ulil Abshor menyuarakan pikiran-pikirannya melalui twitter. Harapan tokoh Aktivis Liberal Sekulerisme Indonesia &amp; Pengurus DPP Partai Demokrat tersebut tentu ingin membuat masyarakat menjadi tercerahkan. Bagaimana pikirannya? Simak screenshot dibawah, saya ambil dari Facebook, berikut komentar-komentar masyarakat yang menyertainya.</p>
<p><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil1.jpg" rel="lightbox[1497]" title="Tanggapan di Facebook Soal Gay atas Kicauan Tokoh JIL"><img class="alignnone size-full wp-image-1502" src="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil1.jpg" alt="" width="516" height="200" /></a></p>
<p><strong>KOMENTAR:</strong></p>
<p style="text-align: justify">Sejak dahulu, kaum kuffar yang mengingkari para Nabi selalu meminta dipercepat datangnya adzab. Tentu kita berharap adzab Allah SWT tidak diturunkan ke Indonesia lantaran segelintir orang seperti Ulil, yang justru meminta dipercepatnya adzab. Na&#8217;uudzubillaahi min dzaalik&#8230;</p>
<p><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil2.jpg" rel="lightbox[1497]" title="Tanggapan di Facebook Soal Gay atas Kicauan Tokoh JIL"><img class="alignnone size-full wp-image-1501" src="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil2.jpg" alt="" width="518" height="184" /></a></p>
<p><strong></strong><strong>KOMENTAR:</strong></p>
<p style="text-align: justify">Jika Ulil teliti, sebenarnya yang tepat adalah &#8220;homoseksualitas&#8221;, bukan &#8220;lesbianisme&#8221;. Lesbianisme adalah hubungan sesama jenis khusus perempuan, sedangkan homoseksualitas bersifat umum, baik untuk laki-laki dan perempuan.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam hal ini, Ulil juga lupa bahwa dalil Islam yang melarang homoseksualitas bukan hanya di dalam al-Qur&#8217;an, melainkan juga berlimpah dalam al-Hadits. Memang merupakan kebiasaan kaum liberalis untuk senantiasa mengutip al-Qur&#8217;an sambil mengabaikan al-Hadits. Sebab, sebagian penjelasan al-Qur&#8217;an terletak di hadits Nabi saw. Dengan mengabaikan al-Hadits, maka al-Qur&#8217;an pun lebih mudah untuk diselewengkan.</p>
<p style="text-align: justify">Biasanya, jika kaum liberalis dihadapkan pada hadits, mereka akan menjawab &#8220;Hadits banyak yang dhaif&#8221;. Inilah warisan pemikiran orientalis, yang menurut Syaikh M.M. al-A&#8217;zhami, terlalu simplistis dan fatalis. Kaum orientalis berpendapat semua hadits itu dhaif dan mereka mengira umat Muslim berpendapat semua hadits itu shahih. Padahal tidak ada orang waras yang berpandangan semua hadits itu shahih, demikian juga tidak waraslah orang yang mengatakan bahwa semua hadits itu dhaif. Para ulama muhaddits sudah mengembangkan kajian yang sangat komprehensif untuk menentukan suatu hadits itu shahih atau tidak.</p>
<p><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil3.jpg" rel="lightbox[1497]" title="Tanggapan di Facebook Soal Gay atas Kicauan Tokoh JIL"><img class="alignnone size-full wp-image-1500" src="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil3.jpg" alt="" width="517" height="179" /></a></p>
<p><strong></strong><strong>KOMENTAR:</strong></p>
<p style="text-align: justify">Tentu saja, Ulil tidak pernah membuat kajian yang komprehensif mengenai hal ini, meskipun ia mengklaim seolah-olah &#8216;telah mengkaji seluruh ayat tentang kaum Nabi Luth as&#8217;.</p>
<p><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil4.jpg" rel="lightbox[1497]" title="Tanggapan di Facebook Soal Gay atas Kicauan Tokoh JIL"><img class="alignnone size-full wp-image-1499" src="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil4.jpg" alt="" width="516" height="183" /></a></p>
<p><strong></strong><strong>KOMENTAR:</strong></p>
<p style="text-align: justify">Perlu dipahami bahwa gaya berbahasa semacam ini adalah teramat umum di kalangan liberalis. Dengan kalimat semacam ini, mereka bersikap seolah-olah tak mungkin ada yang berbeda pendapat dengan mereka, selama kita kritis. Kalimat-kalimat semacam ini, misalnya, didahului dengan kata-kata &#8220;Jika kita baca secara keseluruhan&#8230;&#8221;, &#8220;Jika kita kaji secara komprehensif&#8230;&#8221;, &#8220;Jika kita banyak membaca&#8230;&#8221;</p>
<p><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil5.jpg" rel="lightbox[1497]" title="Tanggapan di Facebook Soal Gay atas Kicauan Tokoh JIL"><img class="alignnone size-full wp-image-1498" src="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil5.jpg" alt="" width="513" height="181" /></a></p>
<p><strong></strong><strong>KOMENTAR:</strong></p>
<p style="text-align: justify">Memang benar, kaum Nabi Luth as melakukan banyak hal. Dari 3 tindakan yang disebutkan oleh Ulil (menentang Nabi Luth as., menggauli sesama jenis, mengganggu malaikat), manakah yang kira-kira mengundang adzab Allah SWT? Jika Ulil memang mengaku kritis, semestinya ia juga bersikap kritis dalam hal ini. Dan lagi-lagi, penjelasan mengenai perilaku kaum Nabi Luth as yang mengundang adzab Allah SWT juga bisa dibaca dalam al-Hadits. Sayang Ulil tidak mengkajinya.</p>
<p><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil6.jpg" rel="lightbox[1497]" title="Tanggapan di Facebook Soal Gay atas Kicauan Tokoh JIL"><img class="alignnone size-full wp-image-1503" src="http://novi.malhikdua.com/files/2012/05/ulil6.jpg" alt="" width="517" height="184" /></a></p>
<p style="text-align: justify"><strong></strong><strong>KOMENTAR:</strong></p>
<p style="text-align: justify">Kaum Nabi Luth as juga makan, minum, berdagang, dan melakukan hal-hal lain layaknya manusia lainnya. Tapi apakah yang disebut sebagai &#8220;perbuatan kaum Nabi Luth as&#8221;? Kalau pun kita menggunakan rasio dalam hal ini, tentu saja kita mengerti bahwa yang dimaksud adalah perbuatan homoseksual. Sebab, itulah perilaku yang menjadi &#8216;trademark&#8217; kaum Nabi Luth as.</p>
<p style="text-align: justify">Selain itu, jika kisah kaum Nabi Luth as tidak memberi kita informasi yang jelas mengenai hal apa pun, lantas untuk apa kisah itu dituliskan di dalam al-Qur&#8217;an? Inilah cara berpikir ala kaum skeptis, yang meragukan kebenaran dan membenarkan keraguan, atau kaum post-modernis, yang sudah seratus persen menolak adanya kebenaran. []</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2012/05/11/tanggapan-di-facebook-soal-gay-atas-kicauan-tokoh-jil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koreksi dan usulan perbaikan terhadap judul-judul di website Malhikdua</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2012/05/09/koreksi-dan-usulan-perbaikan-terhadap-judul-judul-di-website-malhikdua/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2012/05/09/koreksi-dan-usulan-perbaikan-terhadap-judul-judul-di-website-malhikdua/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 15:50:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[koreksi]]></category>
		<category><![CDATA[revisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1493</guid>
		<description><![CDATA[Karena masih belum tersedianya tenaga ahli jurnalis di Malhikdua, maka saya mencoba berinisiatif untuk melakukan koreksi langsung terhadap hasil berita anak-anak jurnal di M2Net. Kapasitas saya disini bukan sebagai pakar, jadi mohon dimaklumi kalau masih ada kekurangan. silakan masukkan dalam kolom komentar untuk merevisi atau menambah kritikan dari apa yang saya tulis. Guru Diduga Bolos [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify">Karena masih belum tersedianya tenaga ahli jurnalis di Malhikdua, maka saya mencoba berinisiatif untuk melakukan koreksi langsung terhadap hasil berita anak-anak jurnal di M2Net. Kapasitas saya disini bukan sebagai pakar, jadi mohon dimaklumi kalau masih ada kekurangan. silakan masukkan dalam kolom komentar untuk merevisi atau menambah kritikan dari apa yang saya tulis.<span id="more-1493"></span><strong></strong></p>
<p style="text-align: justify"><strong>Guru Diduga Bolos KBM </strong><br />
<em>kelemahan : </em><br />
menggunakan kata pasif dalam judul<br />
kata &#8220;dugaan&#8221; dan sejenisnya tidak layak dipakai dalam jurnalistik, karena jurnalistik harus memuat FAKTA.</p>
<p><em>usulan perbaikan :</em><br />
Alasan Bu Mufut Bolog KBM<br />
Merasa dibedakan, Bu Mufut Nekad Bolos</p>
<p><strong>Baru 2012, PMR di Malhikdua </strong><br />
<em>kelemahan:</em><br />
Penggunaan tanda baca koma yang tidak pas</p>
<p><em>usulan perbaikan:</em><br />
Baru Tahun ini PMR Malhikdua Dibuka<br />
Seleksi PMR Diumumkan, Siswa Histeris</p>
<p><strong>Tersangka, Tidak Mau Lepaskan Sandal Hasil Ghozob</strong><br />
<em>kelemahan:</em><br />
Penggunaan tanda baca koma yang tidak pas</p>
<p><em>Usulan perbaikan:</em><br />
Meski Kepergok Ghozob, Pelaku Tetap Tak Mau Berikan Sandal Hasil Ghozobnya.<br />
Ghozober Tolak Akui Sandal Hasil Ghozob</p>
<p>note: coba kita bikin kata baru : Ghozober untuk memberi efek jera, kesepakatan m2net saja.</p>
<p><strong>Suka Duka Saat Pembagian Wilayah PKL </strong><br />
<em>kelemahan:</em><br />
Kata saat menjadi mubazir</p>
<p><em>Usulan perbaikan:</em><br />
Suka Duka Pembagian Wilayah PKL<br />
Suka Duka Warnai Pembagian PKL</p>
<p>note: teknik piramida terbalik dalam berita ini cukup bagus, semoga menjadi contoh untuk yang lain</p>
<p><strong>Pembagian Kelompok Khataman Al Quran </strong><br />
<em>kelemahan:</em><br />
tidak tajam dan lebih bergaya pengumuman, bukan berita jurnalistik</p>
<p><em>Usulan perbaikan:</em><br />
Para Santri Rubungi Pengumuman Pembagian Khataman di Jalur Suci</p>
<p>note: teknik piramida terbalik dalam berita ini cukup bagus, semoga menjadi contoh untuk yang lain</p>
<p><strong>Antusias Siswa Terhadap Parpol Indonesia </strong><br />
<em>kelemahan:</em><br />
Judul bergaya karya tulis, tapi isinya berita. Mohon dibedakan.<br />
Tidak ada partai politik dalam isi berita.</p>
<p><em>Usulan perbaikan:</em><br />
Para Siswa Antusias Dialog Seputar BBM<br />
Bu Aan Ajak Siswa Peduli Masalah BBM</p>
<p><strong>Ramai! Kedua Sanksi Ditakzir </strong><br />
<em>kelemahan:</em><br />
Penggunaan diksi yang membingungkan. Saksi = orang yang melihat suatu kejadian berlangsung, Sangsi = hukuman, juga bisa diartikan ragu, bimbang. Sanksi? mungkin salah ketik, tapi jika diganti dengan saksi atau sangsi tetap membuat bingung maksud dari kalimat tersebut.</p>
<p><em>usulan perbaikan:</em><br />
Prosesi Takzir Berlangsung Semarak<br />
Melanggar Aturan, Kedua Santri Ditakzir di Masjid An Nur</p>
<p><strong>Juara 3 Lomba Story Telling Tingkat Nasional </strong><br />
<em>kelemahan:</em><br />
Diksi yang menggantung, membingungkan. Siapa yang juara 3?</p>
<p><em>usulan perbaikan:</em><br />
Ade Mulyade Bawa Tropy Lomba Story Telling Nasional<br />
Absen di Class Meeting, Ade Mulyadi Malah Juarai Lomba Story Telling Nasional</p>
<p>note: teknik piramida terbalik dalam berita ini cukup bagus, semoga menjadi contoh untuk yang lain</p>
<p><strong>Menanti, Berharap Kedatangan Bapak Menteri </strong><br />
<em>Kelemahan:</em><br />
Penggunaan tanda baca yang tidak pas.</p>
<p><em>Usulan perbaikan:</em><br />
Harap-Harap Cemas Menanti Kedatangan Pak Menteri</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2012/05/09/koreksi-dan-usulan-perbaikan-terhadap-judul-judul-di-website-malhikdua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paman Gembul Menyoal Tuduhan Penghinaan Atas Pesantren</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2012/02/18/paman-gembul-menyoal-tuduhan-penghinaan-atas-pesantren/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2012/02/18/paman-gembul-menyoal-tuduhan-penghinaan-atas-pesantren/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 02:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan berekspresi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1481</guid>
		<description><![CDATA[Konon, kata orang-orang jurnalis, berita yang usianya melewati 3 hari sudah dianggap basi. Pastinya itu dulu, ketika wartawan masih disebut kuli tinta, kemudian kuli disket. Sekarang, setelah tren jurnalistik online mewabah ukuran kebasian sebuah berita bukan lagi hitungan hari, jam, ataupun menit, tapi keberadaan berita yang sama dari media kompetitor. Yang perlu diingat media kompetitor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify"><!--StartFragment-->Konon, kata orang-orang jurnalis, berita yang usianya melewati 3 hari sudah dianggap basi. Pastinya itu dulu, ketika wartawan masih disebut kuli tinta, kemudian kuli disket. Sekarang, setelah tren jurnalistik online mewabah ukuran kebasian sebuah berita bukan lagi hitungan hari, jam, ataupun menit, tapi keberadaan berita yang sama dari media kompetitor. Yang perlu diingat media kompetitor sekarang bukan lagi dikuasai oleh media arus utama, tapi juga media-media milik para ranablog yang jumlahnya ribuan. Belum lagi info-info di twitter yang lebih sering mendahului daripada media resmi.<span id="more-1481"></span></p>
<p style="text-align: justify">Lantas apa hubungannya prolog diatas dengan judul. Ya, saya, paman gembul, pembina M2Net (bersama Pradna dan teman2 lain) akan bercerita tentang video yang dianggap menghina bagi sebagian orang di pesantren. Cerita saya ini pasti dianggap basi karena kasus tersebut sudah tidak bergema lagi. Bukan karena saya telat tapi ingin menjaga jarak aman agar tidak menimbulkan permasalahan baru. Mengingat posisi saya masih memungkinkan untuk keluar masuk pesantren yang dimaksud. Kalau ada apa-apa saya bisa babak belur, sedang teman-teman lain sudah pasti aman. Seperti kang <a href="http://pojokpradna.wordpress.com/2012/01/11/video-kebebasan-berekspresi-komunitas-al-hikmah-2-bumiayu/" target="_blank">Pradna</a> yang rencana tak mau lagi masuk ke area pesantren, lebih milih nunggu di parkiran katanya&#8230; he he he.. Sebuah penggambaran sadis tentang kondisi di sana. Padahal saat berita tersebut memanas, suasana di pesantren sangat tenang dan damai. Kalaupun ada kisah seorang anggota M2net yang dipanggil pengurus lewat corong speaker, seperti yang beritakan di detik.com hanyalah salah satu fragmen dari sejuta dinamika di Pesantren. Yang bersangkutan pun tidak tahu kalau kasus ini sampai masuk di media arus utama. [<a href="http://www.detikinet.com/read/2012/01/27/151745/1827226/398/dianggap-menghina-pesantren-film-kebebasan-berekspresi-disoal/" target="_blank">Baca ini di detik.com</a>] dan <a href="http://www.detikinet.com/read/2012/01/27/164757/1827366/398/pesantren-jangan-takut-internet/" target="_blank">[Baca itu di detik.com juga</a>].</p>
<p style="text-align: justify">Jadi kembali saya tegaskan, kalau saya baru cerita sekarang bukan berarti saya blogger pemalas, tapi memang ingin menunggu moment yang pas. Menunggu semuanya reda hingga kepala pihak-pihak yang tersangkut tidak lagi panas. Saya pun sebenarnya tak perlu mengungkap kasus ini kembali mengingat tradisi kasus di pesantren seringkali hilang begitu saja, tanpa ada upaya cek silang, tabayyun, dan semacamnya. Namun yang hilang biasanya akan muncul lagi ke permukaan, tergantung tema politis yang ada. Maka dari itulah, saya harus berterus terang tentang masalah film ini, semacam buku putih, sebagai bentuk tanggung jawab atas ide yang sempat merepotkan sebagian pihak di pesantren. Atas hal tersebut saya minta maaf sebesar-besarnya.</p>
<p style="text-align: justify">Â Selain minta maaf saya juga ucapkan terima kasih atas kebesaran hati para pihak, utamanya pengurus dan jajaran pengelola pondok atas diikhlaskan film tersebut beredar. Keikhilasan tersebut (plus dukungannya) secara tidak langsung menjawab tuduhan penghinaan atas pesantren. Bahwa sebenarnya ke tiga film tersebut tidaklah mengandung unsur penghinaan. Bahkan dalam pesantren modern semacam Al Hikmah 2 rupanya telah menjunjung kebebasan berekspresi sebagaimana tema di film.</p>
<p>Â Ya, Jika memang kebebasan berekspresi dikekang pastinya film tersebut tak akan pernah ada bukan.. []</p>
<blockquote><p>Pesan yang ingin saya sampaikan cukup simple : berpikir positif saja terhadap apa yang kami buat. Dipostingan berikut akan saya beberkan rahasia di balik pembuatan trilogi film, plus agenda undangan ke Singapura oleh Google. Tentunya gara-gara film ini.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2012/02/18/paman-gembul-menyoal-tuduhan-penghinaan-atas-pesantren/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Setiap Nabi Harus Menggembala Kambing</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2011/12/07/kenapa-setiap-nabi-harus-menggembala-kambing/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2011/12/07/kenapa-setiap-nabi-harus-menggembala-kambing/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 07:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[gembala]]></category>
		<category><![CDATA[kambung]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[leadership]]></category>
		<category><![CDATA[makkah]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[nabi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1462</guid>
		<description><![CDATA[Pekerjaan menggembala ternak merupakan pekerjaan yang umum dilakukan oleh para nabi dan rasul, seperti Musa, Daud, dan Isa alaihimussalam. Menurut catatan sejarah, di masa kecil Muhammad SAW pernah menggembala ternak penduduk Makkah. Beliau mengatakan, &#8220;semua nabi pernah menggembala ternak.&#8221; Para sahabat bertanya, &#8220;Bagaimana dengan Anda ya Rasulullah?&#8221; Beliau menjawab, &#8220;Allah tidak mengutus seorang nabi melainkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify">Pekerjaan menggembala ternak merupakan pekerjaan yang umum dilakukan oleh para nabi dan rasul, seperti Musa, Daud, dan Isa alaihimussalam. Menurut catatan sejarah, di masa kecil Muhammad SAW pernah menggembala ternak penduduk Makkah.<span id="more-1462"></span></p>
<p style="text-align: justify">Beliau mengatakan, &#8220;semua nabi pernah menggembala ternak.&#8221; Para sahabat bertanya, &#8220;Bagaimana dengan Anda ya Rasulullah?&#8221; Beliau menjawab, &#8220;Allah tidak mengutus seorang nabi melainkan dia itu pernah menggembala ternak. &#8220;Sahabat kemudian bertanya lagi, &#8220;Anda sendiri bagaimana Rasulullah?&#8221; beliau menjawab, &#8220;Aku dulu menggembala kambing penduduk Makkah dengan upah beberapa qirath.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify">Pekerjaan mengembala ternak merupakan pekerjaan yang memerlukan keahlian leadership dan manajemen yang baik. Para penggembala harus mampu mengarahkan ternaknya ke padang gembalaan yang subur dengan rumput menghijau. Disamping itu, mereka juga harus dapat mengendalikan hewan ternaknya agar tidak tersesat. Mereka juga harus melindungi ternaknya dari gangguan seperti dari hewan pemangsa dan para pencuri. Ini semua bentuk fungsi kepemimpinan dan manajemen. Mungkin latar belakang seperti ini memang digariskan Allah SWT kepada calon rasul yang akan mengemban risalah kenabian dan memimpin umat.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam proses penggembalaan ternak ini, mereka mempunyai banyak waktu untuk melakukan perenungan tentang berbagai hal. Misalnya tentang masyarakat di sekitarnya, tentang alam, tentang Tuhan. Mungkin bukan suatu kebetulan pula kitab-kitab suci diturunkan Allah SWT kepada para rasul dengan latar belakang penggembala seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify"><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2011/12/leadership.jpg" rel="lightbox[1462]" title="Kenapa Setiap Nabi Harus Menggembala Kambing"><img class="alignnone size-full wp-image-1464" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/12/leadership.jpg" alt="" width="490" height="427" /></a></p>
<p style="text-align: center">diagram: <em>Fungsi Leadership Â Penggembala</em></p>
<p style="text-align: justify">Latar belakang masa kecil seperti ini tentunya sangat berpengaruh dalam pembentukan jiwa kewirausahaan yang Muhammad SAW pilih sebagai profesi di kemudian hari. Latar belakang ini pula yang mungkin membuata beliau menjadi seorang pemimpin yang ideal dan mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap orang-orang yang kurang beruntung, seperti anak-anak yatim dan orang-orang miskin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2011/12/07/kenapa-setiap-nabi-harus-menggembala-kambing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Pagi-Pagi bikin XLangkah Lebih Maju</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2011/11/30/internet-pagi-pagi-bikin-xlangkah-lebih-maju/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2011/11/30/internet-pagi-pagi-bikin-xlangkah-lebih-maju/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 07:43:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[HotRod 3G+]]></category>
		<category><![CDATA[kontes]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[XL]]></category>
		<category><![CDATA[Xlangkah Lebih Maju]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1448</guid>
		<description><![CDATA[Bangun tidur, saya dikejutkan beberapa kicauan dari twitter teman-teman paraÂ Tweeps.Â  yang kebanyakan posting bertema sama dengan judul identik.Â Tak lagi penasaran karena yang begini ini pasti sedang booming mereview sebuah produk. Â Usut punya usut ternyata dari XL dengan produk Â yang membikin hidupÂ XLangkah Lebih Maju, &#8211; ehm, cukup kreatif kata-katanya, saya suka- mungkin yang dimaksud adalah &#8220;selangkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Bangun tidur, saya dikejutkan beberapa kicauan dari <del>twitter teman-teman</del> paraÂ <strong>Tweeps</strong>.Â  yang kebanyakan posting bertema sama dengan judul identik.Â Tak lagi penasaran karena yang begini ini pasti sedang booming mereview sebuah produk. Â Usut punya usut ternyata dari XL dengan produk <img src="http://www.xl.co.id/Portals/0/internet/hotrod3g_icon.jpg" alt="HotRod 3G+" width="170" height="34" />Â yang membikin hidupÂ <strong>XLangkah Lebih Maju</strong><span class="Apple-style-span" style="text-align: justify">, &#8211; ehm, cukup kreatif kata-katanya, saya suka- mungkin yang dimaksud adalah </span><strong>&#8220;selangkah lebih maju dalam kaitannya dengan internet, dan tentunya bersama XL&#8221;</strong><span class="Apple-style-span" style="text-align: justify">.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-1448"></span></p>
<p style="text-align: justify">Bayangan menerawang ke masa lalu, tentang internet sekarang dan dulu. Ya, kebetulan saya termasuk pemain lama dalam dunia internet. Sejak kapan? 1997! wuih, 14 tahun lalu. Oleh karenanya disetiap akun saya mengandung angka ini. Jadi jelas ini angka tahun pertama saya mencicipi internet, bukan tahun kelahiran <img src='http://novi.malhikdua.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align: justify">Saat itu akses internet tidak semudah sekarang.Â  Setiap pagi, sebelum jam masuk kuliah saya harus pergi ke perpustakaan kampus di lantai 4. Tidak langsung pakai, tapi hanya mengisi daftar pakai. Warnetnya sendiri baru buka jam 08.00. Kalau telat daftar sudah pasti masuk waiting list.Â  Alhasil calon pengguna yang notobene mahasiswa pada berebutan. Satu ruangan dengan jumlah PC hanya 10 diburu ribuan mahasiswa, terkecuali bagi jurusan-jurusan tertentu yang sudah didukung fasilitas internet.</p>
<p style="text-align: justify">Hanya beberapa website yang bisa diakses, namanya juga era awal hadirnya internet. Browsernya pun cuma Netscapte Navigator, sangat jadul, anda tak mungkin memergokinya sekarang. Jangan tanya kecepatan, cuma pakai <em>dialup</em> yang di<em>share</em> ke seluruh jaringan. Tapi itu bukan masalah, toh jaman dulu tak ada flash ataupun java, html nya pun masih versi 3.2 yang tak mengenal nested table, comment, image map, dll. Colornya juga terbatas. Bisa dibayangkan isinya semenarik apa.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify"><em>Eit,</em> jangan salah, itu sudah bikin Mang Udin cerita kemana-mana kalau di internet anda bisa liat orang bugil sekampung!Â  ha ha ha..</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify">Terlepas dari benar tidaknya teori Mang Udin Internet sudah bikin rasa penasaran orang bertambah, rasa ingin tahu, meski seringnya malah jadi sok tahu seperti Mang Udin barusan. Kisah nyata lainnya juga saya alami 1 tahun sebelumnya, saat wujud internet dalam sebuah kotak ajaib bernama PC di demokan di sebuah LBB (Bimbingan Belajar). Seorang sahabat bisik-bisik: &#8220;saya tahu password orang itu, yakni bintang-bintang-bintang-bintang. &#8221; <img src='http://novi.malhikdua.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify">Tapi itulah internet. Internet seperti menyihir banyak orang untuk ingin tahu dan jadi tahu. Berbanding dengan keingintahuan seseorang yang terus meningkat, internet memang mampu bergerak dan berevolusiÂ  dalam waktu cepat,Â  daya jangkau yang luas, dan penuh inovasi. Hanya belasan tahun saja dari waktu saya mengenal kali pertama internet menjadi sedemikian sempurna. Menggerus apa saja teknologi-teknologi lain. Mangsa pertama yang dilahap internet justru adalah &#8220;saudaranya&#8221; sendiri (persis dengan ajaran Mao Tse Tung, revolusi memakan anak-anaknya sendiri). Tak lain adalah televisi, fotografi, radio, film, telepon, dan koran/ buku-buku. Daftar panjang barusan adalah wahana yang menyalin audio, teks, gambar, dan dimensi visual dalam perangkat media massa. Oleh internet, semua karakter multi media itu &#8220;dilahap&#8221; sekaligus.</p>
<p style="text-align: justify">Keganasan internet juga menggeser perilaku sosial manusia. Jika dulu terkenal dengan joke bahwa seorang berkaca mata bukanlah tipe setia seorang istri. Sekarang, orang bergadget sudah pasti diragukan kesetiaannya. Bangun tidur tak lagi cari suami/istri, tapi sibuk update status hingga mendengar alunan teman berkicau di dunia jejaring. Internet memang bikin <strong><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/30/internet-pagi-pagi-bikin-xlangkah-lebih-maju/">XLangkah Lebih Maju</a></strong>, sampai-sampai waktu sholat shubuh di pagiÂ  ini ikut terlewat.</p>
<p><strong>Posting ini terinspirasi karena adanya <a href="http://www.xl.co.id/PromoXL/BlogXLangkahLebihMaju">tantangan nge-blog dari XL</a>.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2011/11/30/internet-pagi-pagi-bikin-xlangkah-lebih-maju/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Berkesan dan Tidak di ABCBali</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/yang-berkesan-dan-tidak-di-abcbali/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/yang-berkesan-dan-tidak-di-abcbali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 01:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Asean Blogger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1403</guid>
		<description><![CDATA[Acara Asean Blogger telah lewat, banyak peserta merasa puas dengan pelayanan yang disuguhkan panitia. Kepuasan agaknya juga dirasakan oleh panitia, tentunya setelah berakhir. Namun tiada gading tak retak alias no body perfect. Ibarat mantu (hajat kawinan), semaksimalnya kerja tuan rumah, keluhan para undangan tetap menghias sepanjang perjalanan. Berikut beberapa catatan plus dan minus dari acara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify"><!--StartFragment-->Acara Asean Blogger telah lewat, banyak peserta merasa puas dengan pelayanan yang disuguhkan panitia. Kepuasan agaknya juga dirasakan oleh panitia, tentunya setelah berakhir. Namun tiada gading tak retak alias no body perfect. Ibarat mantu (hajat kawinan), semaksimalnya kerja tuan rumah, keluhan para undangan tetap menghias sepanjang perjalanan. <span id="more-1403"></span></p>
<p style="text-align: justify">Berikut beberapa catatan plus dan minus dari acara yang berlangsung selama 2 hari di Bali, setidaknya menurut narablog dari Malhikdua. Saya tambahkan juga beberapa hal yang unik dari acara ini. apa saja? simak data berikut:</p>
<ul>
<li>Lokasi diselenggarakan di Bali, pulau wisata yang cantik nan eksotik, siapapun memimpikannya bisa kesana.</li>
<li>Seluruh akomodasi ditanggung panitia, bahkan struk airport tax juga diminta untuk ditukar dengan duit cash dari panitia (sayangnya sampai sekarang belum ada kabar).</li>
<li>Mereka yang diundang by phone oleh panitia belum tentu berangkat, karena dana dari sponsor tidak seperti harapan (konon karena budget telanjur tersalurkan untuk Sea Games dan KTT). Karena kuota dikurangi secara drastis, menanti konfirmasi dari panitia seperti melihat hasil pengumuman ujian test. Harap-harap cemas.</li>
<li>Pemberangkatan dan pemulangan peserta berbeda-beda, maskapai yang dipakai juga beragam, mulai dari Lion Air, Sriwijaya Air, dan Garuda Air. Ada yang seorang diri (seperti saya, adapula yang berombongan hingga 50 blogger). Meski berbeda, panitia tetap ready melakukan penjemputan meski cuma seorang, bahkan mengalungkan kembang2 kas Bali.</li>
<li>Seluruh peserta menginap di hotel Pop Haris. Imut nian desain hotel ini, tarifnya flat, bersih, wifi juga kenceng dan sinyalnya masuk sampai kamar-kamar. Karena keimutannya, berjalan di koridor serasa memasuki tempat karaoke.</li>
<li>Acara berdekatan dengan ulang tahun komunitas blogger Bali. Tidak tahu tepatnya, mungkin bareng, yang jelas ada seremoni dan hiburan dari blogger Bali di malam sebelum konference.</li>
<li>Acara bebarengan dengan KTT ASEAN dimana banyak pejabat dalam dan luar negeri berdatangan. Mr. Obama-pun juga mendarat. (Bahkan sehari sebelumnya artis Paris Hilton berlibur sepekan di pulau ini). Dempetnya acara membuat banyak anak-anak SD berderet sepanjang jalan menyambut dengan melambaikan bendera kecil ke bus kami, mengira kami bagian dari KTT ASEAN. Sisi negatifnya, jalanan jadi macet. cet.</li>
<li>Jalannya acara sungguh membosankan, beruntung MC nya pinter ngemas. Kalau tidak mungkin sudah tertidur sepanjang waktu. Tapi sepandai-pandai MC melompat tetap saja bikin pikiran audience ga fokus, saling ngobrol, mainan gadget, hingga mendengkur. Gimana ga ngebosenin, acaranya full english. Meski para undangan dari negara tetangga sibuk meeting di ruang sebelah, tetap aja pembicara lokal ngomong english.</li>
<li>Ada yang mengeluh panitia kurang informatif, dilihat dari bingungnya peserta terkait agenda jalan-jalan berikut. Namun saya pikir sebaliknya, setiap hal mereka aktif mengajak peserta berkumpul untuk menyampaikan informasi.</li>
<li>Lokasi conference berada di Museum Pasifika. Areanya luas, koleksi lukisannya juga berasal dari tokoh-tokoh legendaris, seperti Raden Saleh, Basuki Abdullah, hingga Affandi. Tapi bukan itu menariknya, yang asik adalah: &#8230;koleksi di museum ini, hampir seluruh obyek bertelanjang dada. woww!.. ahaa!. Akibatnya: saat sholat kami bingung harus menghadap kemana <img src='http://novi.malhikdua.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</li>
</ul>
<p>Itu saja dulu. Silakan kalau anda mau menambahkan atau punya versi lain, taruh saja di komen bawah.</p>
<p><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/patusgwk.jpg" rel="lightbox[1403]" title="Yang Berkesan dan Tidak di ABCBali"><img class="alignleft size-full wp-image-1417" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/patusgwk.jpg" alt="Depan Pating Garuda Wisnu Kencana" width="425" height="640" /></a><br />
</p>
<p align="justify">Note: postingan ini untuk bahan release malhikdua.sch.id</p>
<p align="justify">Postingan terkait :</p>
<ul>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/">Malhikdua hadiri Asean Blogger Conference di Bali</a></li>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/delegasi-malhikdua-beda-pemberangkatan/">Delegasi Malhikdua beda Pemberangkatan</a></li>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/yang-berkesan-dan-tidak-di-abcbali/">Yang Berkesan dan Tidak di ABCBali</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/yang-berkesan-dan-tidak-di-abcbali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Delegasi Malhikdua beda Pemberangkatan</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/delegasi-malhikdua-beda-pemberangkatan/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/delegasi-malhikdua-beda-pemberangkatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 01:22:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger Asean]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1401</guid>
		<description><![CDATA[Dalam helatan Asean Blogger Conference 16-17 di Nusa Dua Bali Malhikdua diwakili oleh Muhammad Saiful dan Novi Setiyarso. Meski satu komunitas, keduanya tidak berangkat bersama. Saiful berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pkl 14.00 sedang Novi take off dari Bandara Juanda Surabaya, 2 jam sebelumnya. Tidak barengnya delegasi yang berbase di Pesantren Al Hikmah 2 disebabkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify"><!--StartFragment-->Dalam helatan Asean Blogger Conference 16-17 di Nusa Dua Bali Malhikdua diwakili oleh Muhammad Saiful dan Novi Setiyarso. Meski satu komunitas, keduanya tidak berangkat bersama. Saiful berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pkl 14.00 sedang Novi take off dari Bandara Juanda Surabaya, 2 jam sebelumnya. Tidak barengnya delegasi yang berbase di Pesantren Al Hikmah 2 disebabkan kesibukan masing-masing. Pada hari H keberangkatan Saiful masih menyelesaikan ujian semester di Kampus UHAMKA, sedang founder blog Malhikdua masih berkutat dengan pekerjaan di Surabaya.<span id="more-1401"></span></p>
<p style="text-align: justify"><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/saif-abc.jpg" rel="lightbox[1401]" title="Delegasi Malhikdua beda Pemberangkatan"><img class="size-full wp-image-1418 alignnone" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/saif-abc.jpg" alt="Mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali" width="493" height="318" /></a></p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Sebenarnya kami berangkat bersama dari Bandara di Solo seperti yang dijadwalkan penyelenggara. Tapi karena kesibukan masing-masing memaksa kami harus melobi panitia agar mengubah rute pemberangaktan.&#8221; Kata pemilik akun Saifaljawie. &#8220;Al Hamdulillah, panitia bersedia. Mas Novi terbang dari Juanda menggunakan Lion Air sedang saya pake Sriwijawa&#8221;</p>
<p style="text-align: justify">Â Selain 2 orang tersebut, volunteer Malhikdua lainnya juga turut menghadiri acara di Bali. Masing-masing adalah Pradna dan Estiko. Keduanya yang merupakan pengajar SEO dan Fiksi di kelas M2net berangkat dari Bandara Adisucipto Jogja, mewakili komunitas Blogger Banyumas.</p>
<p style="text-align: justify">Seperti diberitakan sebelumnya, sebagai upaya untuk meningkatkan public awareness dan community outreach terbentuknya Komunitas ASEAN 2015, Indonesia selaku Ketua ASEAN bekerjasama dengan ASEAN Blogger Community (Komunitas Blogger ASEAN) Chapter Indonesia telah menyelenggarakan ASEAN Blogger Conference di Museum Pasifika, Nusa Dua-Bali pada tanggal 16-17 November 2011.</p>
<p style="text-align: justify">Konferensi ini diikuti oleh sekitar 120 peserta dari perwakilan blogger 10 negara-anggota ASEAN dan Perwakilan Komunitas Blogger seluruh Indonesia. Seluruh akomodasi mulai dari tiket pesawat, penginapan, dan lain-lain ditanggung Penyelenggara.Â <!--EndFragment--></p>
<p align="justify">Note: postingan ini untuk bahan release malhikdua.sch.id</p>
<p align="justify">Postingan terkait :</p>
<ul>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/">Malhikdua hadiri Asean Blogger Conference di Bali</a></li>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/delegasi-malhikdua-beda-pemberangkatan/">Delegasi Malhikdua beda Pemberangkatan</a></li>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/yang-berkesan-dan-tidak-di-abcbali/">Yang Berkesan dan Tidak di ABCBali</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/delegasi-malhikdua-beda-pemberangkatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Malhikdua hadiri Asean Blogger Conference di Bali</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 01:07:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Asean Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger Asean]]></category>
		<category><![CDATA[KTT]]></category>
		<category><![CDATA[malhikdua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1399</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai upaya untuk meningkatkan public awareness dan community outreach terbentuknya Komunitas ASEAN 2015, Indonesia selaku Ketua ASEAN bekerjasama dengan ASEAN Blogger Community (Komunitas Blogger ASEAN) Chapter Indonesia telah menyelenggarakan ASEAN Blogger Conference bertemakan â€œThe New ASEAN and Its Cooperation with Dialogue Partnersâ€ di Museum Pasifika, Nusa Dua-Bali pada tanggal 16-17 November 2011. ASEAN Blogger Conference [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify"><!--StartFragment-->Sebagai upaya untuk meningkatkan public awareness dan community outreach terbentuknya Komunitas ASEAN 2015, Indonesia selaku Ketua ASEAN bekerjasama dengan ASEAN Blogger Community (Komunitas Blogger ASEAN) Chapter Indonesia telah menyelenggarakan ASEAN Blogger Conference bertemakan â€œThe New ASEAN and Its Cooperation with Dialogue Partnersâ€ di Museum Pasifika, Nusa Dua-Bali pada tanggal 16-17 November 2011.<span id="more-1399"></span></p>
<p align="justify">ASEAN Blogger Conference tersebut telah diikuti oleh sekitar 120 peserta dari perwakilan blogger 10 negara-anggota ASEAN dan Perwakilan Komunitas Blogger seluruh Indonesia. Malhikdua menyertakan Muhammad Saiful dan Novi Setiyarso menjadi wakil dalam acara tersebut. Kabarnya, diantara undangan dari negara tetangga, 1 perwakilan dari Myanmar berhalangan hadir karena tak peroleh visa saat transit di Thailand.</p>
<p align="justify">Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Tifatul Sembiring selaku Menkominfo diwarnai oleh banyak curah dan gagasan dari para peserta tentang implementasi piagam ASEAN. Mereka mengharapkan adanya partisipasi, kepedulian dan rasa memiliki dari masyarakat terhadap masa depan ASEAN. Visi ini mengerucut ke sasaran pembentukan komunitas ASEAN 2015 yang people oriented dan people driven.</p>
<p align="justify">Dalam agenda yang bebarengan dengan KTT ASEAN tersebut telah dibahas pula perkembangan pemanfaatan media sosial online di negara-negara anggota ASEAN dan langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh para blogger ASEAN untuk mendukung pencapaian Komunitas ASEAN 2015 melaui peran aktif masyarakat di negara masing-masing.</p>
<p align="justify">Selain agenda conference, para peserta juga disegarkan oleh banyak pengetahuan dari beberapa narasumber kelas wahid, mereka adalah Onno W Purbo, Donny BU, Nukman, dan .. (lupa)</p>
<p align="justify"><a href="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/berduahotel.jpg" rel="lightbox[1399]" title="Malhikdua hadiri Asean Blogger Conference di Bali"><img class="size-full wp-image-1406 alignnone" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/berduahotel.jpg" alt="dua delegasi Malhikdua" width="492" height="288" /></a></p>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/berduahotel/' title='berduahotel'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/berduahotel-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="dua delegasi Malhikdua" title="berduahotel" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/sony-dsc/' title='Delegasi Malhikdua foto bareng dengan blogger Thailand'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/a43-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Delegasi Malhikdua foto bareng dengan blogger Thailand" title="Delegasi Malhikdua foto bareng dengan blogger Thailand" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/bandara/' title='bandara'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/bandara-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Menanti saat boarding di Bandara" title="bandara" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/cimg5634/' title='CIMG5634'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/CIMG5634-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Foto bareng setiba di Bandara" title="CIMG5634" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/cimg5635/' title='CIMG5635'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/CIMG5635-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Panitia mengalungi kembang khas Bali" title="CIMG5635" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/cimg5644/' title='CIMG5644'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/CIMG5644-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Jelang memasuki Museum Pasifika" title="CIMG5644" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/cimg5658/' title='CIMG5658'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/CIMG5658-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Suasana conference" title="CIMG5658" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/cimg5665/' title='CIMG5665'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/CIMG5665-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Hidangan gala dinner" title="CIMG5665" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/cimg5667/' title='CIMG5667'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/CIMG5667-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Hidangan gala dinner" title="CIMG5667" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/cimg5719/' title='CIMG5719'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/CIMG5719-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Di Garuda Wisnu Kencana" title="CIMG5719" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/makanabc/' title='makanabc'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/makanabc-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Gala dinner" title="makanabc" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/patusgwk/' title='patusgwk'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/patusgwk-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Depan Pating Garuda Wisnu Kencana" title="patusgwk" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/saif-abc/' title='saif-abc'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/saif-abc-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali" title="saif-abc" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/sisi-back-kaos/' title='sisi-back-kaos'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/sisi-back-kaos-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="sisi-back-kaos" title="sisi-back-kaos" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/ultahbloggerbali/' title='ultahbloggerbali'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/ultahbloggerbali-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Hiburan menyambut ultah Blogger Bali" title="ultahbloggerbali" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/sony-dsc-2/' title='SONY DSC'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/z04-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Lupa dimana" title="SONY DSC" /></a>
<a href='http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/berduahotel-2/' title='berduahotel'><img width="150" height="150" src="http://novi.malhikdua.com/files/2011/11/berduahotel1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="berduahotel" title="berduahotel" /></a>
<p align="justify">Note: postingan ini untuk bahan release malhikdua.sch.id</p>
<p align="justify">Postingan terkait :</p>
<ul>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/">Malhikdua hadiri Asean Blogger Conference di Bali</a></li>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/delegasi-malhikdua-beda-pemberangkatan/">Delegasi Malhikdua beda Pemberangkatan</a></li>
<li><a href="http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/yang-berkesan-dan-tidak-di-abcbali/">Yang Berkesan dan Tidak di ABCBali</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2011/11/27/malhikdua-hadiri-asean-blogger-conference-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa yang Perlu Diketahui jika kena Tilang</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2011/11/13/apa-yang-perlu-diketahui-jika-kena-tilang/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2011/11/13/apa-yang-perlu-diketahui-jika-kena-tilang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 12:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[surat tilang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1394</guid>
		<description><![CDATA[Surat Tilang ada 2 macam: slip merah &#38; slip biru. ~ SLIP MERAH artinya kita menyangkal telah melanggar peraturan &#38; mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan. Biasanya menunggu 2 minggu &#38; di pengadilan byk calo, terjadi antrian panjang &#38; oknum pengadilan yg melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang. ~ SLIP BIRU [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify">Surat Tilang ada 2 macam: slip merah &amp; slip biru.<br />
~ SLIP MERAH artinya kita menyangkal telah melanggar peraturan &amp; mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan. Biasanya menunggu 2 minggu &amp; di pengadilan byk calo, terjadi antrian panjang &amp; oknum pengadilan yg melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.<span id="more-1394"></span></p>
<p>~ SLIP BIRU artinya kita mengakui kesalahan kita &amp; bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomor rekening tertentu (kalo tdk salah bank BUMN). Setelah itu kita tukarkan bukti transfer dgn SIM / STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang. Denda resmi KUHP mobil tidak lebih dr 50rb &amp; dananya resmi masuk kas negara.</p>
<p>Jadi, jika kena tilang, minta lah SLIP BIRU (beberapa oknum perlu berdebat dahulu dgn kita. Kita hrs ngotot minta SLIP BIRU krn petugas berusaha membohongi kita dgn mengatakan SLIP BIRU tdk berlaku). Dgn Slip Biru anda tdk perlu menunggu 2 minggu. Langkah ini membantu negara mengikis korupsi &amp; kita tdk perlu memberi Uang Damai ke oknum petugas. Forwardlah ke teman2 anda.<br />
(Info dr Komisi III)</p>
<p>*perlu ditambahkan dgn slip biru kita hanya membayar. RP 36.000 (utk denda bahwa kita mengakui kesalahan kita)</p>
<p>source FB Riyanto/UKKI PENS</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2011/11/13/apa-yang-perlu-diketahui-jika-kena-tilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Simcard XL Anda Rusak? Inilah Tipsnya!</title>
		<link>http://novi.malhikdua.com/2011/05/27/simcard-xl-anda-rusak-inilah-tipsnya/</link>
		<comments>http://novi.malhikdua.com/2011/05/27/simcard-xl-anda-rusak-inilah-tipsnya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 May 2011 02:12:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[XL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://novi.malhikdua.com/?p=1370</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika saya mendapat kepercayaan seorang teman putri mengurus kartu sim XL kesayangannya yang rusak.Ã‚Â  Kenapa ya koq mesti diurus, tidak dibuang saja? Tanyaku. Ya namanya juga sim card, didalamnya pasti terkandung nomer. Jawabnya. Ya.ya.ya.. saya mencoba memahami. yang disayangi sebenarnya bukan kartu sim itu sendiri, tapi nomernya. Fisik berganti tidak masalah, asal namanya sama. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify">Suatu ketika saya mendapat kepercayaan seorang teman putri mengurus kartu sim XL kesayangannya yang rusak.Ã‚Â  Kenapa ya koq mesti diurus, tidak dibuang saja? Tanyaku. Ya namanya juga sim card, didalamnya pasti terkandung nomer. Jawabnya.<span id="more-1370"></span></p>
<p style="text-align: justify">Ya.ya.ya.. saya mencoba memahami. yang disayangi sebenarnya bukan kartu sim itu sendiri, tapi nomernya. Fisik berganti tidak masalah, asal namanya sama. .</p>
<p style="text-align: justify">Langkah pertama yang saya lakukan ialah mendatangi gerai XL. Di depan CS saya diminta menunjukkan KTP untuk di cek silang dengan catatan registrasi pada nomer tersebut. Karena saya bukan pemilik selanjutnya petugas menanyakan surat kuasa. Jelas saya menggeleng karena tidak tahu prosuder beginian. Sayapun memohon pakai cara lain buat bukti karena empunya kartu tinggal jauh di pelosok Indrayamu. dan masih harus melewati 3-4 bukit. Sampai dibukit terakhirpun harus merakit sampan menyusuri pedalaman hutan. Intinya saya tak mungkin melakukan perjalanan balik hanya untuk selembar surat kuasa.</p>
<p style="text-align: justify">Tak ada KTP tak ada Surat Kuasa. &#8220;Baiklah pak, tolong minta pemilik nomer ini menyebutkan 5 nomer yang sering dihubungi dan berapa nominal pengisian pulsa terakhir.&#8221; Pinta petugas.</p>
<p style="text-align: justify">Solusi cerdas. Tak menunggu lama, si empu kartu menjawab sms saya dengan mengirim nomer-nomer yang kerap dihubungi. Alhamdulillan, nomer saya termasuk. Sebuah kehormatan tentunya.</p>
<p style="text-align: justify">Segera saya kembali ke meja CS, menyodorkan 5 nomer dan diperiksanya satu per satu via mesin yang canggih. &#8220;Berapa pengisian terakhir, pak?&#8221; tanya petugas itu lagi.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;kalau gak Rp. 5000,- ya Rp.10.000.-&#8221;</p>
<p style="text-align: justify">CS kembali mengecek sambil ngangguk-ngangguk menatap layar. Sejurus kemudian dia memberikan sim card baru sebagai pertanda segala bukti yang saya berikan telah divalidasi kebenarannya.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;ini pak kartu barunya. Nomernya tetap. akan aktif dalam 3 jam. &#8221; Jelas petugas.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;gitu ya&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Yang lama saya ambil ya.&#8221; Pintanya sambil memungut kartu sim xl lama yang rusak.</p>
<p style="text-align: justify">Usai sudah misi urus-mengurus kartu. Saya kabari sohibiyah di sana. Dia seneng. Pokoknya senang banget. Dia bilang itu cinta matinya. Tak peduli kartunya telah berganti.</p>
<p style="text-align: justify">Tuh kan. Women membutuhkan cinta. Tak pedulu fisik anda bagaimana. <strong>Jangan bingung dengan gaji anda yang pas-pasan, jangan minder dengan tubuh anda yang dekil. Segera katakan bila kamu menyukainya..</strong></p>
<p style="text-align: justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify"><em>Catatan penulis:</em></p>
<p style="text-align: justify">Kisah diatas sangat tidak relevan dengan quotes kalau wanita butuh cinta sedang pria butuh fisik. Karena kalau empunya kartu laki-laki pasti juga mempunyai sikap sama terhadap kartu yang rusak. Sekedar kisah senggang di pagi hari yang santai ini. Tapi jika anda ingin tahu relevansinya, kapan-kapan saya ceritakanÃ‚Â  <img src='http://novi.malhikdua.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://novi.malhikdua.com/2011/05/27/simcard-xl-anda-rusak-inilah-tipsnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

