“Saya dulu jual cincin untuk modal awal usaha, seharga 750 ribu rupiah. Ada minjem juga ke BPR saat itu. Yaaa, benar-benar dari awal memulai usahanya” kenang Syaiful Fuad saat ditanya bagaiamana awal mula memulai bisnisnya di dunia hijab.

Kini berkat kerja kerasnya, Fuad mampu mengantongi omset hingga ratusan juta per bulan dari produk hijabnya. Iya, Hijab bagi masyarakat Indonesia telah menjadi kebutuhan tersendiri terutama bagi kaum perempuan dan permintaannya terus melonjak sejak tahun 2000 an.

Mengingat penduduk Indonesia sendiri juga mayoritas muslim. Inilah yang kemudian ditangkap oleh Fuad dan kakaknya kala itu. Di tahun 2003 ia bersama kakaknya yang dulu hanya buruh jahit di tempat orang, mulai melebarkan keterampilannya dengan nekat membuka usaha hijab sendiri. Hasilnya tidak mengecewakan juga. Meski di awal-awal usahanya ia seringkali kewalahan dengan perputaran modal dan pendapatan yang tidak menutup. Ditambah dengan pengetahuan tentang memasarkan produk yang masih kurang.

Sekitar sampai dua tahunan ia hanya memasarkan kecil-kecilan hijab produksinya itu ke pasar-pasar kecil dan menitipkannya ke sebuah toko grosir pakaian. Seiring berjalannya waktu, sambil terus belajar memahami keinginan pasar, produknya makin di kenal seperti Lamongan dan sekitarnya. Selain itu, sebuah toko secara konsisten mau bekerja sama dengan berlangganan memasok Hijab yang dinamai dengan Izza collection sebagai produk tetap toko tersebut.

Di tahun 2005, Fuad mendapatkan tawaran dari seorang teman untuk ikut dalam program binaan UKM yang diadakan oleh PT Semen Indonesia dan mengajukan proposal pendanaan modal “Waktu itu juga gak bisa langsung cair, saya nunggu sampai 1 tahunan, tapi ternyata kami dapat kunjungan juga dari Semen sendiri dan sampai sekarang jadi binaan Semen Indonesia” Paparnya menceritakan awal kisahnya menjadi bagian dari binaan UKM Semen Indonesia.

Modal yang didapatkan dari program binaan kemudian ia gunakan sebagai pengembang bisnis dengan memperbanyak kayawa serta memperbaiki pasokan bahan dan pasarannya. Melalui binaan UKM dari PT Semen Indonesia inilah pula ia semakin mengasah kemampuan berbisnisnya dengan mengikuti berbagai pelatihan yang diadakan oleh Semen Indonesia sendiri. Ada pula berbagai pameran yang mengikutsertakan produknya sehingga pemasaran jadi lebih luas.

Izza Collection juga berhasil mendapatkan penghargaan juara tiga kategori Pertumbuhan dan Perdagangan dalam dan Luar Negeri karena saat itu produknya juga sempat diekspor ke Singapura. Saat ini, Fuad sendiri telah memiliki 25 orang karyawan dengan omset mencapai ratusan juta rupiah tiap bulannya. Produknya, Izza Collection kini telah menyebar ke berbagai daerah tanah air terutama lokal Jawa Timur dan luar pulau. Harapannya dengan mengikuti binaan dari PT Semen Indoensia ini, Izza Collection dapat bersaing di dunia per-hijab- an yang lebih luas lagi.

(Visited 37 times, 1 visits today)

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov